Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Tangani Kebakaran Hutan Bromo, BNPB Siapkan Helikopter Water Bombing hingga OMC

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Aug - 2026, 15:09

Placeholder
Kondisi kebakaran hutan di kawasan TNBTS yang terus meluas hingga ke wilayah Kabupaten Malang yang bakal turut dipadamkan melalui udara dengan menggunakan dua unit helikopter water bombing yang bakal dikerahkan oleh BNPB pada Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur turut menjadi perhatian Pemerintah Pusat. Pada pernyataannya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M juga telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan dukungan percepatan penanganan pada peristiwa kebakaran tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. menyebut, upaya percepatan penanganan pada peristiwa kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo tersebut juga bakal dilakukan melalui operasi pemadaman udara.

Baca Juga : Jelang Indonesia vs Singapura, Kenali 3 Pemain The Lions yang Bisa Jadi Ancaman Garuda di Piala AFF 2026

"BNPB akan mengerahkan dua unit helikopter water bombing mulai hari ini (Kamis, 6 Agustus 2026) untuk membantu pemadaman titik-titik api yang berada di kawasan lereng dengan medan terjal dan sulit dijangkau oleh tim darat," ungkap Abdul dalam siaran pers yang diterima JatimTIMES pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Abdul mengungkapkan, operasi pemadaman melalui jalur udara tersebut menjadi salah satu solusi yang diharapkan dapat menekan perluasan kebakaran. Termasuk mempercepat penanganan di kawasan terdampak kebakaran.

"Selain operasi water bombing, BNPB juga telah menyiapkan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah tambahan untuk mendukung penanganan karhutla," imbuhnya.

Nantinya, disampaikan Abdul, pelaksanaan OMC akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan kebutuhan penanganan di lapangan. "Dukungan pemadaman melalui udara tersebut akan melengkapi upaya pemadaman darat yang terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian," ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan JatimTIMES, sejak Kamis, 6 Agustus 2026 siang, sejumlah transportasi udara nampak melintas menuju ke wilayah timur Kabupaten Malang. Meski demikian, belum bisa dipastikan apakah itu merupakan serangkaian upaya penanganan kebakaran hutan di kawasan TNBTS.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan. "Masih menunggu kepastian dan pergerakan, saya belum tahu fix-nya, karena ini (pengerahan helikopter water bombing, red) sudah ranahnya provinsi dan pusat. Nanti akan kami share ulang kalau sudah fix," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, titik api mulai terpantau di kawasan kaldera Bromo pada Senin, 3 Agustus 2026. Titik api pada saat itu terpantau pertama kali pada kawasan Bantengan atau Bukit Jantur pada wilayah administratif Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Kebakaran Hutan Bromo Meluas Hingga Malang, Pemadaman Libatkan Ratusan Personel Gabungan

Kebakaran hutan di kawasan TNBTS tersebut terus meluas dan bahkan hingga ke wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berdasarkan laporan terbaru yang disampaikan BPBD Kabupaten Malang, diperkirakan total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 70 hektare.

Namun perlu diketahui, luas lahan yang terdampak kebakaran tersebut masih diperkirakan bisa bertambah. Mengingat cuaca di wilayah Bromo pada saat ini terpantau berawan dengan kecepatan angin sedang. Sedangkan jenis vegetasi yang terdampak kebakaran hutan tersebut di antaranya berupa cemara gunung, mentigen, akasia hingga semak belukar.

Pihak Balai Besar TNBTS juga telah melakukan penutupan sementara pada pintu masuk kawasan wisata Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan selama penanganan kebakaran berlangsung. Penutupan sejumlah pintu masuk ke kawasan wisata Bromo tersebut juga termasuk yang ada pada Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sedikitnya ada 257 personel gabungan dari berbagai unsur yang terdata dan bergabung dalam operasi penanganan darurat kebakaran hutan pada kawasan Gunung Bromo tersebut. Di mana, pada serangkaian penanganan darurat bencana karhutla di wilayah TNBTS tersebut juga turut dimonitor langsung oleh Kepala BNPB.


Topik

Peristiwa Kebakaran Hutan Bromo Kebakaran Hutan Bromo BNPB Kabupaten Malang Helikopter Water Bombing OMC



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa