Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Marak Pencurian Kentang di Brakseng Kota Batu, Petani Terpaksa Jaga Lahan Setiap Malam

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Aug - 2026, 11:37

Placeholder
Kondisi tanaman kentang yang porak poranda. (Foto: tangkapan layar Instagram)

JATIMTIMES - Para petani di kawasan Brakseng, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dibuat resah oleh maraknya pencurian sayuran yang telah memasuki masa panen. Aksi yang menyasar kentang dan wortel itu disebut terjadi berulang dalam hampir dua pekan terakhir, sehingga menyebabkan kerugian bagi para petani.

Informasi mengenai dugaan pencurian tersebut juga ramai dibagikan di media sosial. Dalam video yang beredar, warga membeberkan laporan bahwa hasil pertanian di kawasan Brakseng kerap hilang saat tanaman sudah siap dipanen.

Baca Juga : El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, BMKG Ungkap 8 Dampak yang Perlu Diwaspadai

“Warga melaporkan maraknya dugaan pencurian sayuran, terutama kentang, di wilayah Brakseng, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Berdasarkan keterangan warga, aksi tersebut telah berlangsung hampir dua minggu terakhir dan dinilai sangat meresahkan petani. Warga berharap ada perhatian dari pihak terkait serta peningkatan patroli keamanan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tulis keterangan unggahan video Instagram @infobatusam.

Salah seorang petani Jurangwali, Mustakim, mengatakan pencurian paling banyak menyasar kentang dan wortel yang sudah memasuki masa panen. Menurutnya, pelaku diduga memanfaatkan kondisi lahan pertanian yang cukup luas dan jauh dari permukiman.

“Yang hilang kebanyakan kentang dan wortel yang sudah siap dipanen. Kejadiannya bukan hanya sekali, tetapi berulang dalam sekitar dua minggu terakhir sehingga membuat petani semakin khawatir,” kata Mustakim, Rabu (5/8/2026).

Ia mengungkapkan, para petani kini tidak lagi merasa tenang, apalagi menjelang masa panen karena khawatir hasil kerja mereka selama berbulan-bulan hilang sebelum sempat dipetik.

“Kami berharap ada langkah nyata agar pencurian ini bisa dihentikan. Petani ingin bekerja dengan tenang tanpa takut kehilangan hasil panen,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, para petani telah melaporkan persoalan tersebut kepada Pemerintah Desa Sumber Brantas. Selain itu, mereka juga bergantian melakukan penjagaan di lahan pertanian pada malam hari, khususnya di area yang tanamannya telah siap dipanen.

Baca Juga : Diterjang Angin Kencang, Dahan Beringin di TMP Ngaglik Kota Batu Tumbang Timpa Dua Warung

Kepala Desa Sumber Brantas, Saniman, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencurian sayuran tersebut. Pemerintah desa pun langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengamanan.

“Laporan dari petani sudah kami tindak lanjuti. Saat ini petugas hansip melakukan patroli setiap malam bersama para petani untuk mengantisipasi pencurian kembali terjadi,” ucap Saniman.

Menurutnya, patroli difokuskan pada lahan-lahan yang tanaman kentang maupun wortelnya telah memasuki masa panen karena lokasi tersebut menjadi sasaran utama para pelaku.

Pemerintah desa berharap upaya patroli bersama dapat memberikan rasa aman kepada para petani sekaligus mencegah terulangnya aksi pencurian yang berpotensi merugikan sektor pertanian di kawasan Brakseng. Selain meningkatkan pengawasan, warga juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar area pertanian.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Kentang pencurian kentang brakseng Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas