Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Mesin Capit Boneka di Malang Town Square Diserbu Pengunjung, Omzet Capai Puluhan Juta

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - Mar - 2026, 20:38

Placeholder
Salah seorang pengunjung saat bermain mesin capit di Matos. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Fenomena mesin capit boneka atau claw machine kian menjamur di pusat perbelanjaan, termasuk di Malang Town Square (Matos). Wahana permainan yang dulu identik dengan anak-anak ini kini justru menjadi magnet bagi kalangan remaja hingga orang dewasa.

Deretan mesin capit dengan lampu warna-warni dan boneka beragam karakter tampak nyaris tak pernah sepi. Mulai dari pelajar yang datang sepulang sekolah, mahasiswa, pasangan muda hingga keluarga terlihat antusias mencoba peruntungan.

Baca Juga : Gen Z Terlalu Nyaman dengan Gadget, Rektor UIN Malang Ingatkan Bahaya Globalisasi Tanpa Etika

Sensasi menunggu capit menjepit boneka hingga jatuh ke kotak hadiah menjadi daya tarik tersendiri yang memicu adrenalin sekaligus rasa penasaran.

Mall Manager Matos, Agus Saputra, mengungkapkan bahwa tren ini berdampak signifikan terhadap tingkat kunjungan dan perputaran transaksi di area permainan. Dalam kondisi hari biasa (weekday), total pendapatan mesin capit di Matos bisa menembus Rp 30 juta per hari.

Angka tersebut melonjak tajam saat akhir pekan. Bahkan kenaikan bisa mencapai tiga kali lipatnya.

“Kalau weekend bisa sampai Rp 90 juta sehari. Memang antusiasmenya luar biasa, bukan hanya anak-anak, tapi remaja dan orang dewasa juga banyak yang bermain,” ungkap Agus.

Menurut Agus, daya tarik mesin capit bukan soal hadiah boneka, tetapi juga pengalaman bermain yang dianggap menghibur dan menantang. Banyak pengunjung yang rela mencoba berkali-kali demi mendapatkan karakter favorit mereka.

Baca Juga : Pengumuman SNBP 2026 Kapan Keluar? Ini Tanggal dan Cara Mengeceknya

Salah seorang pengunjung, Dinda (21), mahasiswi asal Kota Malang, mengaku sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya di area mesin capit. Ia menilai permainan ini seru karena membutuhkan strategi dan kesabaran.

“Awalnya cuma iseng, tapi ternyata nagih. Kalau sudah hampir dapat tapi gagal, rasanya pengin coba lagi. Apalagi kalau berhasil, puas banget,” katanya.

Dinda menambahkan, harga permainan yang relatif terjangkau membuatnya tak keberatan mencoba beberapa kali. Selain itu, ia kerap membagikan momen saat bermain ke media sosial.


Topik

Ekonomi Capit Boneka Mesin Capit Boneka Malang Town Square matos



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi