Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral Toko Kosmetik di Malang Diserbu Bintang 1 karena Masalah Parkir

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

21 - Feb - 2026, 05:02

Placeholder
Beberapa keluhan dan ulasan negatif toko kosmpetik di Kota Malang soal parkir. (Foto: Instagram @malangraya_info)

JATIMTIMES - Sebuah toko kosmetik di Kota Malang mendadak viral setelah mendapat banyak ulasan bintang 1 di Google Maps. Namun anehnya, rating jeblok itu bukan dipicu keluhan soal pelayanan atau kualitas produk, melainkan persoalan parkir.

Toko tersebut adalah Joy Skincure yang berlokasi di Jalan Pahlawan Trip No. 9, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hingga Sabtu (21/2/2026), rating toko itu tercatat 3,4 dari 5. Sebelumnya, ratingnya sempat berada di angka 5 sebelum dihujani ulasan negatif.

Baca Juga : Mayat Misterius Ditemukan Tersangkut Enceng Gondok di Bendungan Sengguruh

Mayoritas ulasan datang dari driver ojek online (ojol) yang mengaku tetap diminta membayar parkir saat mengambil pesanan pelanggan.

Akun Instagram @viral_forjustice turut menyoroti persoalan ini. Mereka mengaku awalnya mendapat informasi dari seorang kurir ojol yang menerima order di toko tersebut.

“Info ini pertama kali dapat dari seorang kurir ojol yang mendapat orderan di toko tersebut, setelah informan dan intel gerakan kami turunkan kesana didapat beberapa informasi antara lain tukang parkir sudah ada sejak 2000-2010, semua pemilik ruko di sana juga diwajibkan bayar ‘uang keamanan’ per bulan ke jukir ini,” tulis akun tersebut.

Mereka juga menyebut kondisi ini sebagai beban bagi pelaku usaha kecil.  “REAL Pembunuh UMKM, toko margin untung cuma 500 rupiah FULL MODAL Jukir margin untung 2000-5000 TANPA MODAL. Info lain soal latar belakang jukir bisa kalian tebak sendiri,” tulisnya lagi sembari menandai akun @polrestamalangkotaofficial dengan harapan ada penindakan soal dugaan premanisme yang berkedok tukang parkir. 

Di Google Maps, sejumlah driver menuliskan keluhan serupa. Mereka mempertanyakan kebijakan parkir saat hanya mengambil barang yang tidak sampai satu menit.

Salah satu ulasan berbunyi, “Untuk teman teman driver, bilamana dapat orderan ambil barang disini, siapkan uang parkir juga, karena sudah ditentukan oleh tukang palak parkir serta pegawainya. terima kasih”.

Akun lain, dattebasa, menuliskan, “Kecewa pol ternyata parkir ditanggung customer meski belanja online, nyusahin drivernya juga. niatnya belanja online biar praktis dan ga bayar parkir malah gini, pihak toko gak ada solusi lain ya? malah minta customer bayar parkir kacau.

Keluhan juga datang dari akun Naslam. Ia menulis, “Regulasi ga jelas, ambil paket ga ada 1 menit ditarik parkir yang jaga toko ngakunya udah bayar parkir. Kalok emang udah bayar mending langsung uang di kasih ke driver, tukang parkir sama penanggung jawab toko saling lempar”.

Ulasan lain berbunyi, “Bisa gak sih kalo ambil orderan aja pihak toko yg bayar parkir? masak iyaa uda ketentuan dari shopee kalo ngambil order pihak toko yg bayar parkir toko kok masih aja driver yg suruh bayar. Atau seharusnya pegawainya suruh ngaterin di depan toko biar driver gausah turun dari motor biar gabayar parkir”.

Driver bernama Fahri Satria juga menuliskan keluhannya, “Baru kali ini dapat orderan ambil paket ada biaya parkir pihak toko juga gk mau ganti biaya parkir jdi d bebankan ke pembeli,,klo bisa d pertegas tukang parkirnya klo ad ambil paket jangan d tarik parkir anda yg punya lahan”.

Menanggapi banjir ulasan tersebut, pihak Joy Skincure memberikan klarifikasi langsung di kolom komentar Google Maps. 

“Hallo pak driver. Pihak toko dan pegawai sama sekali tidak ikut urusan parkir ya. Sejak toko dibuka kita sebagai pemilik toko sudah berdiskusi dengan tukang parkir agar driver online tidak dikenakan parkir karena hanya ambil barang yang bahkan gak sampai 1menit,” tulis pemilik toko.

Baca Juga : Skema Shift Disiapkan, Pemkot Malang Cari Titik Tengah Penataan PKL Alun-Alun

Ia mengaku sudah berupaya mencari solusi dengan juru parkir setempat.
“Bahkan iuran buat bayar parkir kita juga sudah tambahin ke tukang parkirnya tapi mereka menolak mentah2. Pihak Preman tetap ngotot menarik biaya parkir driver Rp.1000.-,” lanjutnya. 

Pemilik toko juga meminta agar warganet tidak langsung menjatuhkan usaha mereka hanya karena persoalan parkir.

“Tolong jangan menjatuhkan usaha orang ya pak tanpa mengetahui latar belakang permasalahn, apalagi masalah parkir jadi toko kita yang direview jelek. Kalau tidak rela bayar parkir sebaiknya tolak saja pickupnya. Atau parkir di area lahan kosong di sebelah perumahan yang ditutup seng, di sana tidak ditarik parkir,” tulisnya.

Dalam komentar lain, ia kembali menegaskan bahwa persoalan parkir sudah berkali-kali dibahas namun belum menemukan jalan keluar.

“Maaf ya pak, tapi masalah parkir sudah berulang kali menjadi pembahasan dengan juru parkir tidak ada jalan keluar. Pihak tokopun membayar iuran bulanan ke tukang parkir tsb,” tulisnya.

Ia juga menambahkan, “Semoga besok bisa lebih cerdas dalam memberikan review. Terima kasih”.

Dari pantauan di Google Maps, mayoritas ulasan bintang 1 bukan membahas kualitas produk atau pelayanan toko, melainkan soal pungutan parkir saat pengambilan pesanan online.

Kasus ini pun memicu perdebatan soal parkir liar dan dampaknya terhadap pelaku usaha, khususnya UMKM. Di satu sisi, driver merasa dirugikan karena harus membayar saat hanya singgah sebentar. Di sisi lain, pemilik usaha mengaku tak memiliki kewenangan atas parkir di depan ruko.

Hingga kini, persoalan tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial.


Topik

Peristiwa Kejadian viral parkir Kota Malang toko kosmetik viral bintang 1



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa