10 Kebiasaan yang Diyakini Bikin Rezeki Seret Menurut Fengsui, Nomor 2 Masih Sering Dilakukan

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

25 - Feb - 2026, 04:22

Ilustrasi dompet kosong tidak punya uang. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Fengsui masih dipercaya sebagian masyarakat sebagai pedoman dalam menata rumah sekaligus menjaga keseimbangan hidup, termasuk soal keuangan. Dalam prinsip feng shui, aliran energi atau chi di dalam rumah diyakini berpengaruh pada kelancaran rezeki.

Bukan hanya soal arah bangunan atau letak furnitur, kebiasaan sehari-hari juga dianggap bisa memengaruhi datang atau tersendatnya keberuntungan finansial. Mengutip laporan Times of India, berikut 10 kebiasaan yang dipercaya dapat membuat rezeki terasa seret menurut fengsui.

Baca Juga : Pondok Ramadhan MTsN 1 Kota Malang : 4 Hari Pembinaan Ibadah dan Integritas Siswa Lewat Program Mabit

1. Boros Menggunakan Air

Dalam feng shui, air adalah simbol kekayaan dan kemakmuran. Kebiasaan membiarkan keran menyala terlalu lama atau menggunakan air secara berlebihan dianggap sebagai gambaran rezeki yang “mengalir pergi”. Karena itu, penggunaan air yang bijak dipercaya membantu menjaga stabilitas keuangan.

2. Menggoyangkan Kaki Saat Duduk

Kebiasaan kecil ini sering dianggap sepele. Namun dalam pandangan feng shui, menggoyangkan kaki melambangkan ketidaksabaran dan energi yang tidak stabil. Hal tersebut dipercaya dapat mengusir keberuntungan, termasuk dalam urusan finansial.

3. Terlalu Banyak Kantong pada Pakaian

Pakaian dengan banyak kantong diyakini melambangkan kekayaan yang terpencar dan sulit terkumpul. Feng shui menyarankan memilih busana yang sederhana agar energi rezeki lebih “terfokus” dan tidak tercecer.

4. Membiarkan Tanaman Layu atau Mati

Tanaman yang segar melambangkan pertumbuhan dan kehidupan. Sebaliknya, tanaman kering atau mati dianggap membawa energi stagnan. Jika dibiarkan di dalam rumah, kondisi ini dipercaya bisa berdampak pada peluang dan keberuntungan, termasuk di bidang keuangan.

5. Rumah Terlalu Gelap dan Minim Cahaya

Pencahayaan yang redup diyakini mengundang energi negatif. Feng shui menganjurkan rumah yang terang dan memiliki akses cahaya alami agar energi positif mengalir lebih lancar. Ruangan yang cerah juga secara psikologis membuat penghuni lebih semangat dan produktif.

6. Pintu dan Jendela Kotor

Pintu depan disebut sebagai “gerbang energi”. Jika area ini kotor atau berdebu, dipercaya dapat menghambat masuknya keberuntungan. Membersihkan pintu dan jendela secara rutin dianggap sebagai cara sederhana menjaga aliran energi tetap baik.

7. Menimbun Barang Lama yang Tak Terpakai

Menumpuk pakaian lama, barang kenangan, atau benda yang sudah tidak digunakan diyakini membawa energi masa lalu. Feng shui menyarankan untuk menyortir dan melepaskan barang yang sudah tidak diperlukan agar energi baru, termasuk peluang rezeki, lebih mudah datang.

Baca Juga : Miris! Singkong, Tempe dan Jeruk Jadi Menu MBG di Jombang, Kepala SPPG Minta Maaf

8. Meletakkan Tempat Sampah di Area Strategis

Penempatan tempat sampah di ruang tamu, kamar tidur, atau dekat pintu masuk dipercaya dapat mengganggu energi kekayaan. Sebaiknya tempat sampah diletakkan di area yang tidak terlalu terlihat seperti dapur atau kamar mandi.

9. Menyimpan Struk dan Catatan Lama Berantakan

Tumpukan struk, kwitansi, atau dokumen keuangan yang tidak tertata dianggap mencerminkan pengelolaan keuangan yang kurang rapi. Dalam feng shui, kondisi ini dipercaya bisa membuat rezeki tersendat. Jika memang perlu disimpan, sebaiknya ditata dengan baik dan tidak menumpuk sembarangan.

10. Membiarkan Barang Rusak Menumpuk

Barang rusak yang tidak segera diperbaiki atau dibuang diyakini menghambat aliran energi positif. Selain membuat rumah terlihat berantakan, kondisi ini juga dianggap melambangkan stagnasi dalam kehidupan, termasuk soal finansial.

Meski feng shui bersifat kepercayaan dan tidak memiliki dasar ilmiah yang pasti, banyak prinsipnya yang selaras dengan gaya hidup tertata dan disiplin. Rumah yang bersih, terang, dan bebas barang tak terpakai pada akhirnya memang bisa membantu seseorang lebih fokus, produktif, dan bijak dalam mengelola keuangan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam menjalani hidup yang lebih baik lagi baik dalam kebiasaan sehari-hari maupun mengelola keuangan. Semangat!