Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Update Terbaru Banjir Bandang Besuki Situbondo, 6.487 Rumah Warga Terdampak dan 2 Orang Meninggal

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

23 - Jan - 2026, 08:34

Placeholder
Personil BPBD Kabupaten Situbondo bersama petugas gabungan saat melakukan penanganan pascabencana banjir bandang, Jumat (23/1/2026) pagi. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Banjir bandang berskala besar menerjang lima kecamatan di Kabupaten Situbondo akibat hujan berintensitas tinggi, Rabu (21/1/2026) lalu. Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat sebanyak 6.487 rumah warga terdampak banjir di lima kecamatan.

Peristiwa banjir bandang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan merendam permukiman warga di Kecamatan Besuki, Banyuglugur, Bungatan, Mlandingan, dan Kendit. Luapan air dipicu cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Situbondo dalam durasi cukup lama dan menghancurkan rumah warga.

Baca Juga : Sepatu Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini Cara Mudah Mengatasinya di Rumah

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto mengatakan, berdasarkan data terbaru, Kecamatan Besuki menjadi wilayah dengan dampak paling parah. 

"Tercatat 5.365 rumah di kecamatan ini tergenang air. Ribuan rumah tersebut tersebar di Desa Pesisir sebanyak 2.822 rumah, Desa Kalimas 193 rumah, Desa Demung 44 rumah, serta Desa Besuki yang mencapai 2.306 rumah terdampak," kata Timbul saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).

Sementara itu, banjir bandang di Kecamatan Banyuglugur berdampak pada 686 rumah warga. Di Desa Kalianget tercatat 246 rumah terdampak, bahkan satu rumah di Dusun Seltreng Utara dilaporkan mengalami rusak total. Sedangkan di Desa Lubawang, genangan air masuk ke 440 rumah warga.

Kemudian di Kecamatan Bungatan, banjir merendam 113 rumah warga di Desa Mlandingan Wetan. Adapun di Kecamatan Mlandingan, BPBD mencatat 169 rumah terdampak di Dusun Pesisir, Desa Selomukti.

"Untuk data yang di Kecamatan Kendit, 154 rumah warga yang terdampak, yang tersebar di Kampung Kalompangan, Krajan Utara, Karang Anyar Barat, Karang Anyar Timur, hingga Blimbingan," ungkap Timbul.

Sementara itu, akibat banjir bandang yang datang tiba-tiba itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia karena tersengat aliran listrik. Dua korban, Adinda Putri Rahayu (17) dan Abdul Wahed (45) merupakan bapak dan anak.

Informasi yang dihimpun JATIMTIMES, peristiwa bermula saat sang anak, Adinda Putri Rahayu (17), tersengat listrik lebih dulu. Mengetahui kejadian tersebut, sang bapak, Abdul Wahed (45), berusaha menolong dengan memegang tubuh anaknya. Namun, Abdul Wahed justru ikut tersengat listrik hingga akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga : Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meninggal di Gedung SPPG Waung, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Camat Besuki, Yaqub Alex Susanto membenarkan hal tersebut, namun Yakub menambahkan yang tersengat listrik sebenarnya 3 orang bapak dan dua anaknya, beruntungnya satu anak berhasil selamat saat ditangani secara intensif di RSUD Besuki. 

"Diduga anak perempuan yang tersengat listrik duluan saat memegang pagar rumah,  kemudian bapaknya mau menolong ikut tersengat bersama anak laki-lakinya, ketiga korban dibawa ke RSUD Besuki. Tapi bapak dan anak perempuannya dinyatakan meninggal, dan anak laki-lakinya Alhamdulillah masih bisa tertolong," jelas Yakub.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo terus berupaya melakukan penanganan pascabencana, mulai dari pendataan bangunan rusak, menyalurkan bantuan logistik secara langsung maupun melalui dapur umum. 

Selain itu Pemkab Situbondo juga mengajak masyarakat untuk saling mendoakan dan membantu mengurangi beban warga terdampak banjir bandang melalui open donasi Dinas Sosial Kabupaten Situbondo untuk keperluan dapur umum. 


Topik

Peristiwa situbondo banjir bandang besuki



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri