Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Freeport Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Penulis : Syaifuddin Anam - Editor : Yunan Helmy

02 - Sep - 2026, 17:18

Placeholder
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kantor Gubernur NTT, Kecamatan Kota Raja, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (1/9/2026).

JATIMTIMES - PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana. Kali ini, PTFI menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kantor Gubernur NTT, Kecamatan Kota Raja, Kupang, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga : Boeing 737 TNI AU Terbangkan Lebih dari 2 Ton Bantuan Gempa dari Lanud Abdulrachman Saleh ke NTT

Tony Wenas bersama perwakilan karyawan PTFI asal NTT bahkan membawa langsung sebagian bantuan menggunakan pesawat dengan total berat mencapai 1,5 ton. Bantuan selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.

"Kami datang dengan niat yang tulus untuk membawa bantuan bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah. NTT merupakan tetangga dekat, kekerabatan yang mendorong kami untuk berbuat lebih banyak," kata Tony.

Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk ikut bergotong royong membantu proses pemulihan pascabencana.

Respons Cepat sejak Awal Bencana

PTFI menyebut respons terhadap gempa NTT telah dilakukan sejak fase awal bencana. Perusahaan mengerahkan tim Emergency Preparedness & Response (EP&R), dokter, dan paramedis dari Timika untuk bergabung bersama tim ESDM Siaga Bencana.

Tim tersebut memberikan dukungan medis dan tanggap darurat di sejumlah wilayah terdampak di Flores, di antaranya Kampung Wae Malang, Haju Wangi, Liang Dalo, Golo Wontong, dan Waso.

"Sejak pertengahan Agustus, PTFI telah mengirimkan enam personel yang terdiri atas tim rescue dan tenaga medis ke NTT. Tim tiba pada 22 Agustus dan bertugas hingga 31 Agustus untuk membantu upaya penyelamatan serta memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak," jelas Tony.

Selama menjalankan tugas, tim medis PTFI telah memberikan pelayanan kepada hampir 500 pasien. Seluruh kegiatan tersebut dikoordinasikan bersama Kementerian ESDM melalui posko tanggap darurat.

Ratusan Paket Bantuan hingga Huntara

Melalui Human Initiative (HI), PTFI menyalurkan 700 paket bantuan yang terdiri dari bedding kit, personal hygiene kit, dan shelter kit.

Tak berhenti pada bantuan logistik, PTFI juga mendukung pembangunan lima hunian sementara (huntara) dan empat sekolah darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Selain melalui HI, bantuan juga disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Bantuan tersebut meliputi 300 hygiene kit, 300 paket sembako, 300 shelter kit, dan 300 bedding kit.

PTFI juga memfasilitasi pengiriman bantuan dari Dana Kemanusiaan Kompas berupa sekitar 70 boks makanan kaleng dan obat-obatan dengan total berat sekitar 1 ton.

Donasi Karyawan Digandakan Perusahaan

Baca Juga : Dukung Ketahanan Pangan Pesantren, STAPA Center Salurkan 2 Unit Mesin Pemanen Padi

Kepedulian juga datang dari internal keluarga besar PTFI. Karyawan dari berbagai lokasi, mulai dari Tembagapura, Kuala Kencana, Nabire, Gresik hingga Jakarta, turut menggalang donasi melalui gerakan #PTFIPeduliNTT.

Donasi yang dihimpun karyawan tersebut kemudian dilipatgandakan dua kali lipat oleh perusahaan sebagai bentuk kolaborasi seluruh insan PTFI untuk membantu masyarakat NTT.

"Gerakan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Dari Mimika, Nabire, Gresik hingga Jakarta, keluarga besar PTFI bersama-sama menunjukkan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat NTT," ujar Tony.

Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengapresiasi dukungan PTFI dalam membantu pemerintah menangani dampak gempa.

"Terima kasih kepada PT Freeport Indonesia. Bantuan ini bukan sekadar angka dan barang, melainkan bukti nyata gotong royong," kata Melki.

Menurut dia, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri dalam menangani dampak bencana. Dukungan dunia usaha, lembaga, dan masyarakat luas dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

Konsisten Hadir di Tengah Bencana

Dukungan terhadap korban gempa NTT menjadi bagian dari komitmen PTFI untuk hadir membantu masyarakat ketika bencana terjadi.

Pada Januari 2026, PTFI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas banjir dan longsor di Sumatera melalui Human Initiative dan PMI.

Sebelumnya, PTFI mengerahkan tim tanggap darurat untuk mendukung operasi penyelamatan korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo pada 2025. PTFI juga memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir, longsor, dan kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia.

Melalui berbagai aksi kemanusiaan tersebut, PTFI menegaskan komitmennya untuk terus membangun semangat gotong royong bersama pemerintah, masyarakat, dan mitra kemanusiaan guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.


Topik

Peristiwa Freeport gempa NTT bantuan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Syaifuddin Anam

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa