Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pengcab JMSI Banyuwangi Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Bupati Ipuk

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Dede Nana

30 - Jul - 2026, 17:35

Placeholder
Prosesi pelantikan dan pengukuhan Pengcab JMSI Banyuwangi masa bakti 2026-2031 di Hotek Santika Banyuwangi (Foto; Nurhadi Banyuwangi Times)

JATIMTIMES - Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia atau Pengcab JMSI Banyuwangi periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Pengda JMSI Jawa Timur (Jatim) di Hotel Santika, Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).

 Agenda pelantikan Pengcab JMSI Banyuwangi dilakukan langsung oleh Ketua Pengda JMSI Jatim, Syaiful Anam didampingi Wakil Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas, Jay Wijayanto, dan Sekretaris JMSI Jatim, Purna Budi Nugraha.

Baca Juga : Dewan Banyuwangi Minta DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Tambang Emas di Daerah

 Kegiatan pelantikan dan pengukuhan tersebut dirangkai dengan Workshop bertajuk “Menakar Peran Media dan Regulator Dalam Investasi di Daerah”, yang menjadi ruang diskusi strategis antara insan pers, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

JMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang merupakan konstituen Dewan Pers. Subahrodin Yusuf resmi menjabat Ketua Pengcab JMSI Banyuwangi dan Dedi Jumhardiyanto selaku sekretaris untuk periode 2026-2031.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain;  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Waka Polresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, Kepala BNNK Kombes Rahmat Kurniawan, CEO Promedia Group, Agus Sulistriyono, serta Kepala OJK Jember Aris Budiman.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan Pengcab JMSI Banyuwangi diharapkan agar perusahaan pers di Bumi Blambangan menjalankan perannya sebagai wadah media siber yang profesional, independen, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Ketua Pengda JMSI Jatim Syaiful Anam meminta anggota JMSI Banyuwangi terus menjaga kualitas medianya, baik segi perusahaan maupun konten jurnalistik. Salah satu indikatornya adalah terverifikasi Dewan Pers. Juga kreativitas usaha untuk kesejahteraan, ketahanan dan keberlangsungan media.

Selain itu, tambah Syaiful Anam, juga menyinggung kemanfaatan media untuk warga Banyuwangi dengan memunculkan struktur kepengurusan di Bidang Pengembangan Potensi Daerah.

“Kita hibahkan hidup ini melalui media untuk kesejahteraan warga Banyuwangi,” seru Cak Anam.

 Media pers anggota JMSI Banyuwangi bertindak sebagai mitra strategis pemerintah dan stakeholder yang lain untuk  mempromosikan pariwisata, mengangkat produk UMKM lokal, membangun citra positif daerah, dan mengawal transparansi kebijakan publik.

 Ketua JMSI Jatim optimis pengurus JMSI Banyuwangi dapat menjalankan organisasi media siber dengan baik karena telah melalui seleksi ketat membentuk kepengurusan.

Baca Juga : Presiden Peru Keiko Fujimori Tetapkan Darurat Nasional, Militer Dikerahkan Atasi Krisis Keamanan

"Personelnya adalah wartawan berpengalaman, bertugas di lapangan dengan integritas bagus dan mayoritas pengurus PWI Kabupaten Banyuwangi," tuahnya lagi.

 Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap agar media bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan daerah. Apalagi Banyuwangi sudah dikenal dengan potensi pariwisatanya.

 "Pariwisata tidak akan terkenal jika tidak ditulis oleh media. Hasil pembangunan tidak akan diketahui masyarakat jika tidak ditulis," ujar Bupati Ipuk.

 Wartawan juga diminta untuk meningkatkan kualitas tulisannya agar lebih dipercaya oleh masyarakat dan tidak menggiring opini yang bisa memicu fitnah.

 Ketua Pengda JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf, menyatakan siap berkolaborasi dan bersinergi dengan siapapun, baik itu sesama perusahaan media, industri, UMKM bahkan pemerintahan termasuk Pemkab Banyuwangi.

 Karena JMSI Banyuwangi merupakan kumpulan perusahaan media yang tumbuh selain untuk pertumbuhan ekonomi perusahaan juga demi kemaslahatan masyarakat.

 "JMSI Banyuwangi tidak menutup pintu kerja sama, kami siap berkolaborasi. Eksekusinya tidak harus di meja birokrasi. Karena ide dan gagasan yang rumit justru mudah diurai lewat ngopi," tegas Subahrodin Yusuf.


Topik

Peristiwa jmsi banyuwangi bupati banyuwangi jmsi jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa