Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kades Sidodadi Malang Buka Suara Ihwal Pembangunan Kopdes Merah Putih di Seberang Telaga Viral

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Nurlayla Ratri

14 - Jul - 2026, 21:52

Placeholder
Kondisi bangunan KDMP di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang viral lantaran dibangun di seberang telaga. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur viral. Penyebabnya, pembangunan koperasi yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut justru berada di seberang telaga.

Rekaman video amatir tersebut kemudian beredar di sejumlah platform media sosial hingga akhirnya viral. Sejumlah warganet memberikan tanggapan yang beragam mengenai pembangunan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih yang berada di seberang telaga tersebut.

Baca Juga : Sukses! Lebaran Yatim Piatu dan Pengajian Akbar di Desa Wates Sumbergempol

Tak jarang, banyak warganet yang turut memberikan komentar satire. Termasuk ada yang menyebut jika pembeli yang hendak berbelanja di Kopdes Merah Putih tersebut harus menaiki perahu.

"Yang beli pakai perahu?," tulis salah satu akun berinisial @alexr**** pada postingan salah satu akun homeless media yang dimuat JatimTIMES pada Selasa, 14 Juli 2026.

Pembangunan Kopdes Merah Putih yang berada di seberang telaga tersebut merupakan bantahan dari pihak pemerintah desa terkait tanggapan sebagian warganet yang menyebut dibangun di seberang sungai. Padahal, menurut pihak desa Kopdes Merah Putih tersebut dibangun di seberang telaga namun masih terdapat akses jalan yang dapat dilalui dengan leluasa.

"Kemarin dari Kodim sudah turun untuk klarifikasi, yang punya video itu dimintai klarifikasi dan sudah disampaikan," ujar Kepala Desa (Kades) Sidodadi, Soelan saat mengawali pernyataannya ketika dikonfirmasi JatimTIMES pada Selasa, 14 Juli 2026.

Secara garis besar, disampaikan Soelan, dalam klarifikasinya, pihak pemilik video yang pertama mengunggah ke akun media sosial yang kini viral tersebut mengaku hanya iseng. Maksudnya hanya bercanda dan bukan sebaliknya untuk menjelekkan pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Sidodadi tersebut.

"Yang punya videonya itu, dia merasa, ya permohonan maaf, ada penyesalan terkait dia itu mengunggah video karena tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Iya (motifnya bercanda, red)," tuturnya.

Permohonan maaf sang pemilik akun tersebut juga telah disampaikan secara terbuka ke publik. Di mana, sang pemilik video tersebut mengakui jika lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih tidak ditayangkan secara utuh.

"Memang dia itu kan orang jualan sayur. Fotonya (video, red) itu dari depan, tidak semua di foto. Sedangkan akses jalan yang masuk ke situ kan di sebelah kiri KDMP, jadi bisa masuk," imbuhnya.

Soelan menegaskan, akses jalan yang ada di samping pembangunan Kopdes Merah Putih tersebut cukup leluasa. Bahkan bisa di lalui oleh kendaraan mobil.

Baca Juga : Pendaki Gunung Diminta Tak Remehkan Fenomena Bediding di Malang Raya

"Ya memang betul, di depannya (KDMP Sidodadi, red) itu telaga. Tapi ya tidak mungkin lah kalau pembeli mau belanja harus naik perahu, itu kan tidak mungkin toh," tegasnya.

Pernyataan tersebut juga dibuktikan dengan tampilan kawasan Kopdes Merah Putih Sidodadi dari berbagai sudut pandang. Dari pantauan JatimTIMES, Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi yang kini viral tersebut memang terdapat akses jalan. Sedangkan pada sisi samping jalan lainnya terdapat permukiman warga.

Sementara di depan lokasi Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi tersebut, yakni tepat di sisi lainnya juga terdapat jalan utama. Sehingga lokasi KDMP tersebut bisa terlihat jelas jika para pengguna jalan melintas dari sisi jalan utama tersebut.

"Fakta di lapangan, kami membangun kalau tidak ada akses kan ya tidak mungkin. Kami kirim material, segala macam itu kan ya butuh akses. Di lapangan itu akses jalan masuk memang sudah ada, bahkan empat meter mungkin lebarnya," imbuhnya.

Akses jalan penghubung itulah, disampaikan Soelan, yang tersambung dengan jalan utama yang ada di Desa Sidodadi. "Dan itu tidak jauh dari jalan kabupaten, jalan protokol. Sudah dekat, paling jaraknya hanya 20 meter lah," tegasnya.

Menanggapi video yang kini viral tersebut, Soelan mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna media sosial untuk lebih bijak. Termasuk saat membuat konten.

"Dari jalan protokol itu kelihatan bangunan KDMP-nya, cuma di depan itu kan memang ada telaga. Jadi kelihatannya itu memang yang ditampilkan telaganya saja, sedangkan yang sebelah jalannya tidak di foto. Fotonya kan dipotong-potong, tidak semua di foto," pungkasnya.


Topik

Peristiwa malang kdmp sidodadi viral



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Nurlayla Ratri