Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

16 Amalan Utama 1 Muharram 1448 H yang Dianjurkan Lengkap dengan Keutamaannya

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

13 - Jun - 2026, 13:50

Placeholder
Ilustrasi malam 1 Muharram. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Tahun Baru Islam 1448 Hijriah segera tiba. Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Bagi umat Islam, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender. Momen ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga : 6 Film Horor Korea Terlaris yang Mengguncang Box Office, Ada Exhuma dan Train to Busan

Dikutip dari NU Online, sejumlah ulama menganjurkan berbagai amalan yang dapat dilakukan pada awal bulan Muharram. Anjuran tersebut antara lain disebutkan oleh Syekh Abdul Hamid dalam kitab Kanzun Naja was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur.

Berikut 16 amalan yang dianjurkan pada 1 Muharram beserta keutamaannya.

1. Mandi dan Membersihkan Diri

Memasuki tahun baru Hijriah dianjurkan untuk menyucikan diri lahir dan batin. Salah satu caranya adalah dengan mandi sebagai simbol kebersihan fisik sekaligus kesiapan menyambut lembaran baru yang lebih baik.

2. Berziarah kepada Ulama

Umat Islam dianjurkan mengunjungi para ulama, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Ziarah ini bertujuan untuk mengambil pelajaran, mempererat hubungan dengan orang saleh, serta mengingat perjuangan mereka dalam menyebarkan ilmu agama.

3. Membaca Surah Al-Ikhlas

Salah satu amalan yang banyak dianjurkan para ulama adalah memperbanyak membaca Surah Al-Ikhlas. Dalam beberapa tradisi keagamaan, surah ini dibaca hingga 1.000 kali sebagai bentuk dzikir dan pengagungan kepada Allah SWT.

4. Memperbanyak Salat Sunnah

Awal Muharram menjadi waktu yang baik untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk memperbanyak salat sunnah seperti salat taubat, tahajud, hajat, dan salat sunnah lainnya.

Dalam kitab-kitab ulama juga disebutkan sejumlah amalan salat khusus yang dapat dilakukan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

5. Menjalin dan Mempererat Silaturahmi

Momentum tahun baru Islam juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga, sahabat, tetangga, maupun sesama muslim. Menyambung silaturahmi termasuk amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

6. Menambah Nafkah untuk Keluarga

Memberikan kebahagiaan kepada keluarga dengan menambah nafkah atau memberikan hadiah sederhana kepada pasangan dan anak-anak termasuk amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram.

7. Membaca Doa Awal Tahun Hijriah

Salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam saat memasuki 1 Muharram adalah membaca doa awal tahun. Doa ini biasanya dibaca sebanyak tiga kali setelah salat Magrib pada malam pergantian tahun Hijriah sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keberkahan kepada Allah SWT.

Berikut bacaan doa awal tahun Hijriah:

Arab:

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلِ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya:

"Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Engkau Yang Maha Abadi, Maha Dahulu dan Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang menjadi tempat bergantung, kini telah datang kepada kami tahun yang baru. Kami memohon perlindungan kepada-Mu pada tahun ini dari godaan setan, para pengikut dan bala tentaranya. Kami juga memohon pertolongan-Mu untuk mengendalikan hawa nafsu yang mendorong kepada keburukan serta bimbingan agar senantiasa disibukkan dengan amal-amal yang mendekatkan diri kepada-Mu. Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengasih di antara semua yang mengasihi. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya."

Melalui doa tersebut, umat Islam berharap diberikan perlindungan, kemudahan dalam beribadah, serta keberkahan sepanjang tahun yang akan dijalani.

8. Menghidupkan Malam dengan Qiyamul Lail

Mengisi malam pergantian tahun Hijriah dengan ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, tahajud, salat hajat, dan salat taubat menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

9. Membaca Basmalah dan Ayat Kursi Setelah Subuh

Sebagian ulama menganjurkan membaca basmalah dan Ayat Kursi sebanyak 360 kali setelah salat Subuh pada awal Muharram. Amalan ini diyakini sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan, kelancaran rezeki, dan perlindungan dari berbagai musibah.

10. Berpuasa di Bulan Muharram

Puasa merupakan salah satu amalan utama di bulan Muharram. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram." (HR Muslim).

Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan berpuasa di bulan Muharram, termasuk pada hari pertama bulan tersebut.

Baca Juga : Malam 1 Suro dan Mitos Kesialan, Benarkah Bertentangan dengan Ajaran Islam?

11. Mengusap Kepala Anak Yatim

Islam sangat menganjurkan untuk menyayangi anak yatim. Salah satu bentuk kasih sayang yang dianjurkan adalah mengusap kepala mereka.

Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

"Jika engkau ingin hatimu menjadi lembut, berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim."

12. Memperbanyak Wirid dan Doa

Selain dzikir harian, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak wirid dan doa pada awal Muharram. Salah satunya membaca Ayat Kursi kemudian dilanjutkan dengan doa memohon perubahan diri menuju keadaan yang lebih baik.

13. Bersedekah

Tahun baru Islam menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak sedekah. Allah SWT menjanjikan balasan dan penggantian bagi setiap harta yang dikeluarkan di jalan-Nya.

Sebagaimana firman Allah dalam QS Saba ayat 39:

"Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik."

14. Memakai Celak Mata

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan memakai celak pada kedua matanya. Karena itu, sebagian ulama memasukkan penggunaan celak sebagai amalan sunnah yang dapat dilakukan pada awal Muharram.

15. Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk orang sakit merupakan amalan yang memiliki pahala besar. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seorang muslim yang menjenguk saudaranya yang sakit, maka ia sedang memetik buah-buahan surga hingga ia kembali." (HR Muslim No. 2568).

16. Memotong Kuku

Memotong kuku termasuk bagian dari menjaga kebersihan dan fitrah manusia. Rasulullah SAW menganjurkan agar kuku tidak dibiarkan panjang melebihi 40 hari sebagaimana hadis riwayat Imam Muslim.

Keistimewaan Bulan Muharram

Selain menjadi awal tahun dalam kalender Hijriah, Muharram memiliki sejumlah keutamaan yang membuatnya istimewa di sisi Allah SWT.

1. Termasuk Bulan Haram atau Bulan Suci

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan-bulan haram, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan maksiat.

2. Disebut Sebagai Bulan Allah

Muharram memiliki kedudukan istimewa karena dalam hadis disebut sebagai Syahrullah atau "bulan Allah". Menurut penjelasan para ulama, penyandaran nama bulan ini kepada Allah menunjukkan kemuliaannya dibanding bulan-bulan lainnya.

3. Memiliki Hari Asyura yang Penuh Keutamaan

Di bulan Muharram terdapat Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram. Hari tersebut menjadi momen bersejarah ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Karena itu Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

4. Momentum Memperbaiki dan Merencanakan Kehidupan

Sebagai bulan pertama dalam kalender Islam, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kebiasaan, serta menyusun target ibadah dan kehidupan yang lebih baik selama setahun ke depan.

Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian kalender, tetapi juga kesempatan untuk memperbarui niat, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbanyak amal kebaikan.

Dengan mengisi 1 Muharram 1448 H melalui berbagai amalan yang dianjurkan para ulama, umat Islam diharapkan dapat mengawali tahun baru dengan keberkahan dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.


Topik

Serba Serbi tahun baru islam 1 muharram kemenag amalan tahun baru islam



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya