JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi meminta Majelis Dzikir dan Selawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Malang untuk dapat memperluas jangkauan kegiatan dzikir dan selawat di seluruh wilayah di Kabupaten Malang.
Hal itu disampaikan Sanusi saat menghadiri kegiatan pengukuhan Pengurus MDS Rijalul Ansor Kabupaten Malang sekaligus peringatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92 di Aula Ya Matin Pondok Pesantren An-Nur 2 di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Terima Rekomendasi LKPJ dari DPRD Kota Blitar, Siap Percepat Transformasi Kota Masa Depan
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu juga meminta agar kegiatan dzikir dan selawat di seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi perekat persatuan umat di tengah perbedaan, menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif utamanya bagi generasi muda, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
Sanusi yang juga merupakan warga Nahdliyyin itu mengajak seluruh pengurus dan kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang untuk menjaga semangat perjuangan, meningkatkan kualitas kader, serta memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat luas Kabupaten Malang.
Secara khusus Sanusi berpesan agar Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang harua menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap menjaga komitmennya dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen bersama untuk terus menebar kebaikan, memperkuat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, Insya Allah Kabupaten Malang akan semakin makmur, religius dan berkeadilan," ungkap Sanusi.
Pejabat publik yang sejak kecil akrab dengan kegiatan dzikir dan selawat ini mengatakan, bahwa Gerakan Pemuda Ansor telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai ke-Islaman yang moderat, menjaga keutuhan NKRI, serta memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Baca Juga : Habiskan Rp 5,9 Triliun buat e-KTP, Tapi Masih difotokopi? Ini Perbandingannya dengan Malaysia
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, MDS Rijalul Ansor memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun kekuatan spiritual umat, serta dapat menjadi oase penyejuk hati, penguat iman, sekaligus sarana mempererat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah.
"Melalui lantunan dzikir dan selawat, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata'ala, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang sangat kita butuhkan untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang maju, sejahtera dan berdaya saing, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan," pungkas Sanusi.
