Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Kenaikan Harga Plastik Picu Aktivitas Pemulung di Surabaya Meningkat, Pemkot Surabaya Tindak Tegas

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

09 - Apr - 2026, 18:42

Placeholder
Ilustrasi pemilahan sampah

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pemulung atau pemilah sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Langkah ini dilakukan karena meningkatnya aktivitas pemilahan sampah di TPS yang diduga berkaitan dengan kenaikan harga plastik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M Fikser, menyampaikan bahwa kenaikan harga plastik belum berdampak terhadap volume sampah yang masuk ke TPS. Kenaikan harga itu justru mendorong pemulung memanfaatkan situasi dengan memilah sampah langsung di TPS.

Baca Juga : Tangani Banjir Magetan, Dewan Petakan rencanan Penanganan Tiga Tahap

"Masih banyak sampah plastik yang kami temukan di lapangan. Kemudian juga mungkin sekarang karena (harga plastik) naik ya, akhirnya juga pemulung memanfaatkan harga itu untuk memilah-milah di TPS," kata M Fikser, Kamis (9/4/2026).

Menurut dia, upaya penertiban terus dilakukan DLH Surabaya karena keberadaan pemulung di dalam TPS dinilai mengganggu proses operasional pengangkutan sampah. Selain itu, aktivitas tersebut juga berdampak pada keterbatasan ruang penampungan.

"Ini yang kami halau, tetapi tidak ada pengurangan (volume sampah) plastik di TPS-TPS. Masih tetap seperti biasa yang kami lihat beberapa hari ini," ungkap Fikser.

Selain itu, Fikser menyebutkan bahwa hingga kini kenaikan harga plastik belum berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Konsumsi plastik masih tinggi, terutama dari aktivitas belanja yang masih mengandalkan kantong plastik, termasuk di sejumlah toko modern.

"Saat ini belum terdampak ya, karena memang masih saja orang belanja menggunakan plastik," kata Koordinator Pengelolaan TPS se-Kota Surabaya ini.

Ia menjelaskan, keberadaan sampah plastik di TPS turut memicu meningkatnya aktivitas pemulung yang memilah sampah bernilai ekonomis. Namun, aktivitas tersebut justru memperparah penumpukan karena ruang TPS menjadi berkurang akibat aktivitas pemilahan di lokasi.

"Justru banyak pemulung memilah sampah plastik yang banyak saat ini. Itu yang kemudian kita tertibkan di TPS karena mengganggu TPS dari aktivitas pengambilan sampah," tuturnya.

Baca Juga : Belajar dari Hormuz, Ini Skenario Mengerikan Jika Selat Malaka DitutupĀ 

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya ini juga mengungkap keterbatasan ruang di TPS akibat aktivitas pemulung berimbas pada melubernya sampah hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu kebersihan dan estetika kota.

"Nah, banyaknya pemilah sampah atau pemulung sampah plastik di TPS ini juga berakibat pada ruang atau luasan TPS menjadi berkurang," katanya.

Pihaknya menilai, kondisi tersebut menyebabkan sampah tidak tertampung secara optimal di dalam TPS dan akhirnya meluber keluar. "Nah, berakibatkan apa? Berakibatnya adalah seluruh sampah itu keluar, meluber dari dalam TPS keluar sampai ke jalan-jalan," katanya.

Karena itu, Fikser menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan agar dilakukan penertiban untuk memastikan seluruh TPS tetap tertata dan berfungsi optimal.

"Ini yang kemudian kita diperintahkan oleh Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) untuk menertibkan dan merapikan seluruh TPS," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan harga plastik dlh kota surabaya pemulung plastik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan