Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Fraud Keuangan dan Standar SDM Industri Jadi Bahasan di Kuliah Tamu FEB Unikama

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

13 - Mar - 2026, 20:41

Placeholder
FEB Unikama belum lama ini menggelar kuliah tamu dengan menghadirkan praktisi (ist)

JATIMTIMES - Integritas profesi akuntan dan kesiapan lulusan menghadapi dunia industri menjadi sorotan dalam diskusi yang digelar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) belum lama ini. Mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana praktik akuntansi forensik digunakan untuk mendeteksi kecurangan keuangan sekaligus memahami standar kompetensi yang dibutuhkan perusahaan di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.

Isu mengenai potensi fraud atau kecurangan dalam laporan keuangan menjadi salah satu perhatian utama dalam paparan praktisi akuntansi. Managing Partner Kantor Akuntan Publik Sendy Cahyadi dan Erry Febrianto Saputra, Sendy Cahyadi, SE., MSA., Ak., CA., CPA., menilai perkembangan teknologi dan kompleksitas transaksi bisnis membuat potensi penyimpangan semakin sulit terdeteksi jika tidak ditangani oleh tenaga profesional yang memiliki keahlian khusus.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 20 Maret 2026: Aries Penuh Keberanian, Taurus Diminta Fokus Prioritas

Ia menjelaskan bahwa akuntansi forensik kini menjadi salah satu pendekatan penting dalam mengungkap praktik manipulasi keuangan. Peran akuntan tidak lagi sekadar menyusun laporan keuangan, tetapi juga memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses bisnis.

2

“Akuntansi forensik memiliki peran penting dalam mendeteksi kecurangan atau fraud, terutama di era digital ketika transaksi semakin kompleks. Dalam kondisi seperti ini, akuntan dituntut tidak hanya teliti tetapi juga memiliki integritas tinggi agar mampu menjaga transparansi laporan keuangan,” kata Sendy.

Menurutnya, ketelitian dalam menelusuri alur transaksi serta kemampuan analisis yang kuat menjadi kompetensi yang tidak bisa ditawar bagi akuntan masa kini. Namun ia menegaskan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup tanpa dibarengi etika profesi yang kuat.

Persoalan kesiapan lulusan juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Dunia industri, khususnya perusahaan multinasional, dinilai memiliki standar yang semakin tinggi dalam merekrut tenaga kerja baru.

HR dan GA Manager PT Indolakto, Yasman Suparyo, S.E., M.M., CHRM., menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya melihat nilai akademik ketika menyeleksi kandidat. Kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta pemahaman terhadap budaya kerja profesional justru sering menjadi faktor penentu.

Ia memaparkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan manufaktur dilakukan secara sistematis untuk menjaga efisiensi operasional. Karena itu, lulusan perguruan tinggi perlu memahami ekspektasi dunia kerja sejak dini.

Yasman juga menggambarkan bagaimana perusahaan multinasional menerapkan standar kerja yang menuntut disiplin tinggi dan kolaborasi tim. Hal tersebut, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi lulusan baru yang ingin berkembang di dunia industri.

Diskusi semakin hidup ketika mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari tantangan karier bagi lulusan baru hingga pemanfaatan teknologi dalam audit forensik. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya ketertarikan mahasiswa terhadap dinamika dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus.

Baca Juga : Pastikan Dibayar Full, THR ASN Pemkot Malang Rp 42 Miliar Segera Cair

Forum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa isu integritas keuangan dan kesiapan sumber daya manusia menjadi dua hal yang saling berkaitan dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat.

Pembahasan tersebut disampaikan dalam kegiatan kuliah tamu bertema implementasi strategis Tri Dharma Perguruan Tinggi yang digelar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unikama di Auditorium Multikultural kampus setempat. Kegiatan ini diikuti mahasiswa FEB angkatan 2023 hingga 2025 bersama para dosen.

1

Dekan FEB Unikama, Dr. Rita Indah Mustikowati, SE., MM., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk mempertemukan mahasiswa dengan praktik dunia profesional secara langsung.

“Melalui kuliah tamu ini, kami berharap para mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya integrasi keilmuan, termasuk pengembangan akuntansi forensik, manajemen operasional, dan kebijakan ekonomi dalam membangun ekosistem bisnis yang transparan dan berintegritas,” ujar Rita.

Ia berharap pengalaman berdialog langsung dengan praktisi industri dan profesional dapat memperkaya perspektif akademik mahasiswa sekaligus menjadi bekal menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.


Topik

Pendidikan unikama feb unikama rita indah mustikowati



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sampang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya