Lima personil yang memperkuat Eternity hingga sampai saat ini. (Foto: Dok. Eternity)
Lima personil yang memperkuat Eternity hingga sampai saat ini. (Foto: Dok. Eternity)

Di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai melanda Indonesai, grup band alternative rock anyar asal Kota Malang, Eternity menunjukkan eksistensinya dengan meluncurkan Music Video single bertajuk "Never Give Up".

Karya pertama mereka telah mengudara di platform digital dan sudah bisa dinikmati melalui kanal YouTube Eternity mulai 26 September 2020.

Baca Juga : Polemik Nonton Film G30S/PKI, Mahfud MD: Hukumnya Mubah, Silahkan Saja!

"Never Give Up" yang berarti dalam bahasa Indonesia memiliki makna jangan pernah menyerah. Mengisyaratkan arti dalam kepada masyarakat agar tetap percaya diri dan selalu optimis dapat melewati wabah penyakit Covid-19.

Dorongan pantang menyerah dan rasa yakin yang kuat menjadi motivasi terbesar dalam terciptanya single "Never Give Up" ini. Hal ini akan terlihat menjadi sebuah racikan yang pas, di kala kita melihat kondisi pandemi Covid-19 yang tak tahu kapan akan berakhir.

"Lewat single ini, kami ingin menyuarakan bahwa harapan itu akan selalu ada dan semesta pasti punya caranya sendiri untuk masing-masing kita," ungkap vokalis sekaligus frontman Eternity, Bimo.

Pada hari ini, semua orang sangat lelah dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, seakan tidak ada lagi harapan di tengah kekacauan akibat pandemi ini, tetapi Eternity hadir dengan single yang sarat akan doa dan harapan. Sedangkan kemasan rapi dan penuh makna di setiap visualnya pada Music Video "Never Give Up" ini merupakan hasil kerja dari tangan handal dan kreatif, Grace Siena Tselci. 

Grace mengungkapkan, bahwa dalam proses penggarapan Music Video "Never Give Up" ini sangat Challenging atau menantang.

Bukan tanpa alasan, equipment yang terbatas dan deadline waktu proses penggarapan yang terbilang singkat merupakan dua faktor yang membuat proses pembuatan Music Video "Never Give Up" terasa menantang bagi Grace.

"Saya juga harus mengingat kembali ilmu kuliah dulu. Ditambah waktu yang singkat 5 hari dari pra produksi hingga hari H produksi. Komposisi musik 'Never Give Up' yang kompleks dan konsep yang diambil full di studio, tentu mengharuskan saya untuk banyak meng-eksplore scene yang ga gitu-gitu aja," jelasnya.

Dirinya pun merasa terbantu dengan keberadaan tim yang cukup mampu menterjemahkan apa yang tertuang dalam pikirannya. Terlebih dengan waktu yang singkat, keberadaan tim sangat membantu proses penggarapan Music Video "Never Give Up" ini.

"Selain sutradara, saya juga berperan sebagai video editor. So hopefully, I can deliver what's in my head as a final executor and filter so the final product can be executed as in maximum capacity as possible," ucapnya.

Sementara itu untuk proses recording single "Never Give Up", para personil Eternity sangat berkonsentrasi penuh melakukan proses penggarapan single di AA Studio Malang.

Keseriusan dalam menggarap single ini mengharuskan kelima personil Eternity harus terus bersama agar dapat segera menyelesaikan single "Never Give Up" karena masing-masing personil mempunyai input krusial didalamnya.

Baca Juga : Usai Tur ke Malang, Krisna Bond Rilis Single Bertajuk "East Java II"

"Ya, tiap orang punya input sendiri-sendiri yang menjadi kesatuan unit ini. Aan (drummer) lebih ke arah produser dan juga bertugas memberi sentuhan EDM. Adhit mengatur equipment dan sound, Sokran menulis lagu dan Bimo mengeksekusi di departemen vokal," ujar Latih selaku bassist dan bertugas menjadi vocal director. 

Dengan waktu yang singkat, tidak rerlepas dengan dinamika yang terjadi antar personil Eternity. Karena memiliki latar belakang yang berbeda-beda membuat banyak perdebatan antar personil.

Lebih jauh, Sokran yang merupakan songwriter dan lead arrenger dalam penggarapan single "Never Give Up" ini mengatakan bahwa kerap kali terjadi perdebatan terkait aransemen dari lagu "Never Give Up" ini.

"Kadang terjadi pertengkaran sengit masalah aransemen. Si Aan maunya gini, aku maunya gitu, belum lagi yang lainnya. Tapi di situ serunya. Perdebatan dalam band ini adalah perdebatan yang produktif," ungkapnya.

Tetapi dengan peredebatan tersebut, para personil malah termotivasi untuk terus melahirkan karya-karya terbaik dan khas dari Eternity, agar dapat diterima oleh semua kalangan pendengar musik dimanapun berada.

Selain dapat menyaksikan Music Video "Never Give Up" dari Eternity, single ini juga dapat didengarkan pada platform-platform digital yang tersedia. Secara terpisah versi audio tersebut akan dirilis pada tanggal 2 Oktober 2020 di Spotify, iTunes, Deezer dan platform digital lainnya.

Peluncuran single "Never Give Up" merupakan karya pertama dari Eternity yang kedepan akan terus beranak pinak sehingga melahirkan kumpulan karya yang akan terangkum dalam satu album penuh Eternity yang rencananya akan dirilis pada tahun 2021.

Sebagai informasi, hingga sampai saat ini, Eternity terus diperkuat dengan komposisi personil yakni Bimo Donoseputro (vokal), Sokran Candra Ori (gitar), Aditya Anggara (gitar), Latih Yusdianshah (bass) dan Aan Slam (Drum).