Kedatangan Sahmul ke rumah Mathur Husyairi dalam rangka mengadukan dirinya berserta penyandang difabel lainnya di Bangkalan yang kurang mendapat perhatian.
Kedatangan Sahmul ke rumah Mathur Husyairi dalam rangka mengadukan dirinya berserta penyandang difabel lainnya di Bangkalan yang kurang mendapat perhatian.

Sahmul Laila penyandang difabel (different ability) wadul kepada anggota Komisi E DPRD Jawa Timur (Jatim) Mathur Husyairi di rumahnya, Minggu (09/08/2020).

Kedatangan Sahmul kerumah Mathur ini dalam rangka mengadukan dirinya berserta penyandang difabel lainnya di Bangkalan yang menurutnya kurang mendapat perhatian.

Baca Juga : Disinyalir Gaji Pegawai atau Buruh di Bangkalan Tak Sesuai UMK, Mathur: Coba Telusuri

"Saya ingin difabel di Bangkalan lebih diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan, khususnya Dinsos (Dinas Sosial)," ujar Sahmul Laila usai mengadukan dirinya kepada Mathur.

Sahmul mengaku, bahwa sejauh ini belum ada perhatian yang masif dari Dinsos Kabupaten Bangkalan, sehingga dia mengadukan dirinya kepada Mathur.

"Saya minta sama pak Mathur, berharap bisa memberikan kendaraan transportasi dan bisa mengangkat usaha keluarga kami," pintanya.

Sementara Mathur mengaku, sejauh ini komunitas difabel di Bangkalan ini belum diopeni dengan baik termasuk di Jatim. Dirinya juga menyampaikan, memiliki kelompok kolaborasi tanpa batas di Jatim yang konsennya terhadap anak-anak ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).

"Temen-temen juga mempunyai agenda audensi ke Gubernur untuk membahas komunitas ini agar mereka tetap di orangkan," ucapnya.

"Karena saya kira status mereka ini kan sama sebagai warna negara Indonesia. Jadi mereka juga layak memperoleh hak yang sama seperti anak-anak yang normal," imbuhnya.

Bicara di Kabupaten Bangkalan, pihaknya siap mendampingi anak-anak difabel dan dia akan menyesuaikan dengan keinginan serta kebutuhan mereka.

Baca Juga : Izin Dicabut hingga Jeratan Hukum Bisa Menimpa RS PMC, Ini Kata Dewan

"Saya sangat siap dan care dengan ini, jadi negara harus hadir untuk ini," tegas Mathur.

Terkait kedatangan Sahmul Laila, Mathur menyampaikan, permintaannya sudah dikomunikasikan dengan Kadinsos Jatim.

"Tadi saya sudah berkomunikasi dengan Kadinsos Jatim, mudah-mudahan ada solusi," pungkasnya.