Daya Beli Warga Malang di Juni 2026 Masih Kuat Meski Melambat

Reporter

Binti Nikmatur

29 - Jun - 2026, 04:39

Hasil survei konsumen BI Malang pada Juni 2026. (Foto: istimewa)

 JATIMTIMES - Keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Malang Raya masih bertahan di zona optimistis pada Juni 2026. Meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya, Bank Indonesia (BI) Malang menilai daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi masih menunjukkan tren positif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang Indra Kuspriyadi mengatakan hasil Survei Konsumen Juni 2026 menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di angka 123,8.

Baca Juga : Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Ada Brasil Vs Jepang, Main Mulai Dini Hari TadiĀ 

Nilai tersebut memang lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 134,5, namun masih berada di atas level 100 yang menandakan masyarakat tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi.

"Hasil Survei Konsumen Juni 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih berada pada level optimistis. Meski mengalami moderasi dibandingkan bulan sebelumnya, IKK tetap berada di atas angka 100 yang mencerminkan optimisme konsumen masih terjaga," ujar Indra. 

Menurutnya, optimisme masyarakat tidak hanya terlihat dari persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, tetapi juga dari harapan terhadap perkembangan ekonomi dalam enam bulan ke depan.

Hal itu tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang mencapai 114,3. Seluruh komponen penyusunnya masih berada pada level optimistis.

"Indeks pembelian barang tahan lama tercatat sebesar 120,5, indeks penghasilan saat ini mencapai 119,0, sedangkan indeks ketersediaan lapangan kerja berada di angka 103,5. Seluruhnya masih menunjukkan persepsi positif dari masyarakat," jelasnya.

Indra menambahkan, masyarakat juga masih memiliki keyakinan bahwa kondisi ekonomi akan tetap membaik dalam beberapa bulan mendatang. Hal tersebut terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juni 2026 yang mencapai 133,3.

"Optimisme terhadap enam bulan mendatang masih cukup kuat. Indeks ekspektasi penghasilan berada di angka 149,5, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 131,0, dan ekspektasi kegiatan usaha mencapai 119,5," katanya.

Baca Juga : Usai Cerai dari Istri, Pria di Surabaya Diduga Berkali-kali Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Kandung

BI Malang menilai optimisme tersebut didukung oleh tetap bergairahnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Perdagangan, jasa, pendidikan, hingga pariwisata masih menjadi penopang utama perekonomian di Kota Malang sepanjang Juni 2026.

Selain itu, stabilitas harga yang relatif terjaga turut menopang daya beli masyarakat sehingga konsumsi rumah tangga tetap berjalan dengan baik.

Indra mengatakan kondisi tersebut juga selaras dengan kinerja ekonomi nasional. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Kombinasi antara optimisme konsumen, daya beli yang tetap terjaga, serta aktivitas ekonomi riil yang masih positif menunjukkan perekonomian Kota Malang tetap memiliki ketahanan yang baik di tengah dinamika ekonomi global," pungkas Indra.