Hasil Olah TKP Kecelakaan Mobil SPPG di Malang: Oleng usai Isi BBM, Dipicu Kaki-Kaki Kendaraan Rusak

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

27 - Apr - 2026, 07:14

Petugas kepolisian saat melakukan penanganan kecelakaan mobil SPPG pengangkut program MBG yang terjadi di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Senin (27/4/2026). (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kendaraan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Insiden kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026).

Berdasarkan hasil penanganan pihak kepolisian, kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut disebabkan  faktor kendaraan yang mengalami trouble. Yakni pada bagian kaki-kaki kendaraan yang diduga mengalami kerusakan.

Baca Juga : Terima Keluhan Soal Jalan Pandugo, Lilik DPRD Jatim Minta Warga Solid Suarakan Aspirasi

Data kepolisian mengungkapkan, kendaraan mobil operasional SPPG yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan mobil Mitsubishi L300 pikap box bernomor polisi N 8626 CI. Kendaraan tersebut milik yayasan MBG Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo.

Saat terjadinya kecelakaan, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Aldi Saputro (22), warga Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo. Kemudian  pendamping sopir diketahui bernama Dedi Setyawan (25), warga Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), faktor utama penyebab kecelakaan tersebut diduga berasal dari kondisi teknis pada kendaraan.

"Dugaan sementara (kecelakaan, red) disebabkan karena spooring balancing yang tidak tepat serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki di kendaraan tersebut,” ungkap Bambang.

Kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan SPPG tersebut melaju dari arah utara usai mengisi bahan bakar di SPBU Donomulyo. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng diduga akibat terjadi gangguan pada roda bagian belakang.

"Sehingga sopirnya tidak dapat mengendalikan laju kendaraan tersebut,” ujar Bambang.

Sopir mobil MBG tersebut kemudian berusaha membanting setir ke kiri untuk menghindari risiko kecelakaan yang lebih besar. Namun kendaraan tersebut justru menabrak tiga rumah warga yang ada di pinggir jalan.

"Akibat kejadian tersebut, tiga rumah warga mengalami kerusakan," imbuhnya.

Baca Juga : Viral Mobil Operasional SPPG Alami Kecelakaan, Tabrak Rumah dan Warung Makan di Malang

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, insiden kecelakaan yang melibatkan mobil pikap box operasional SPPG tersebut juga sempat viral di media sosial. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES, ada tiga bangunan rumah warga yang rusak usai ditabrak mobil MBG.

Akibat kejadian tersebut, tiga bangunan mengalami kerusakan mulai dari bagian depan yang sepintas terlihat warung makan tersebut, hingga pada bagian rolling door. Selain itu, beberapa bagian bangunan mulai dari tembok, atap hingga pagar rumah terlihat porak-poranda. Bahkan, ada mobil milik warga yang terparkir di dalam garasi yang juga nampak mengalami kerusakan.

Bambang menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini. Sedangkan  kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta. "Total kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp18 juta," pungkasnya.