Tak Cuma Night Owl dan Early Bird, Penelitian McGill Ungkap 5 Tipe Pola Tidur Manusia

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

09 - Feb - 2026, 07:18

Ilustrasi tidur. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Selama ini, banyak orang mengelompokkan diri hanya ke dua tipe pola tidur: night owl (terbiasa tidur larut malam) dan early bird (bangun lebih pagi). Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ritme biologis manusia ternyata tidak sesederhana itu.

Dilansir dari laman resmi McGill University, para peneliti menemukan bahwa pola tidur manusia sebenarnya terbagi menjadi lima tipe biologis berbeda. Setiap tipe ini tidak hanya memengaruhi jam tidur dan bangun, tetapi juga berkaitan dengan kondisi kesehatan mental, fisik, hingga perilaku seseorang.

Baca Juga : Lima Profesor Baru UB Dikukuhkan: Soroti Isu Kesehatan, Lingkungan, dan Data Modern Saat Orasi Ilmiah

“Daripada sekadar bertanya siapa yang lebih berisiko, mungkin pertanyaannya adalah tipe night owl yang mana yang lebih rentan, dan mengapa,” ujar Le Zhou, mahasiswa doktoral Program Terpadu Ilmu Saraf McGill yang memimpin penelitian tersebut.

Studi ini menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis data otak, hasil kuesioner, serta catatan medis dari lebih dari 27.000 orang dewasa yang tercatat dalam basis data UK Biobank. Dari pengolahan data tersebut, peneliti mengidentifikasi adanya tiga tipe night owl dan dua tipe early bird dengan karakteristik yang berbeda.

Hasil penelitian ini membuka wawasan baru bahwa kebiasaan tidur tidak bisa dinilai hanya dari jam tidur saja, tetapi juga harus dilihat dari respons biologis tubuh.

Ini 5 Tipe Pola Tidur Berdasarkan Jam Biologis

Berikut pembagian lima tipe tidur yang ditemukan dalam penelitian McGill:

1. Early Bird Tipe 1

Kelompok ini disebut memiliki kondisi kesehatan paling stabil. Risiko penyakit relatif rendah dan pola hidup cenderung seimbang.

2. Early Bird Tipe 2

Masih termasuk tipe yang bangun pagi, namun kelompok ini memiliki kecenderungan risiko lebih tinggi terhadap depresi dibanding tipe early bird lainnya.

3. Night Owl Tipe 1

Kelompok ini dikenal memiliki kemampuan berpikir yang baik, tetapi cenderung lebih sulit mengatur emosi.

4. Night Owl Tipe 2

Baca Juga : Rayz UMM Hotel Malang Hadirkan Spanish Paella Rice dalam Asian Harmony Iftar Ramadan 2026

Tipe ini dikaitkan dengan kecenderungan perilaku berisiko serta potensi masalah kesehatan jantung.

5. Night Owl Tipe 3

Kelompok ini disebut paling rentan, dengan risiko lebih tinggi mengalami depresi, kebiasaan merokok, serta penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Menurut Danilo Bzdok, Associate Professor di Departemen Rekayasa Biomedis McGill, tipe-tipe tersebut tidak semata ditentukan oleh kebiasaan tidur malam atau bangun pagi.

“Pola ini mencerminkan adanya interaksi kompleks antara faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup,” jelasnya.

Artinya, dua orang dengan jam tidur yang sama belum tentu memiliki dampak kesehatan yang sama. Ada yang tetap bugar meski tidur larut, sementara yang lain mudah lelah atau terganggu suasana hatinya jika jadwal tidurnya berubah.

Penelitian ini membantu menjelaskan mengapa rekomendasi tidur yang sama tidak selalu cocok untuk semua orang. Memahami tipe tidur biologis bisa menjadi langkah penting menuju pendekatan kesehatan yang lebih personal, terutama di era kerja digital saat ini yang membuat ritme hidup semakin fleksibel.

Tim peneliti McGill kini melanjutkan riset dengan menelusuri faktor genetik untuk mengetahui apakah tipe tidur seseorang sudah terbentuk sejak lahir atau lebih banyak dipengaruhi lingkungan.